LLOOP.
LOOP/Bisnis Indonesia/Laporan
Bisnis Indonesia

Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Lonjakan Kendaraan

Pemerintah menyiapkan tiga pelabuhan alternatif untuk mengurangi kepadatan di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk pada periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Pelabuhan Jangkar (Situbondo) dan Pelabuhan Tanjungwangi (Banyuwangi) di sisi Jawa serta Pelabuhan Celukan Bawang di sisi Bali akan mengangkut hingga 500 kend

Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Lonjakan Kendaraan

Pemerintah menyiapkan tiga pelabuhan alternatif untuk antisipasi lonjakan kendaraan pada periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 guna mengurangi kepadatan di lintasan utama penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi, I Komang Sudira Atmaja, mengemukakan skema ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten Deputi Konektivitas Maritim dan Udara Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, bersama KSOP Kelas III Tanjungwangi, Banyuwangi.

Komang menjelaskan bahwa pelabuhan di sisi Jawa disiapkan Pelabuhan Jangkar (Situbondo) dan Pelabuhan Tanjungwangi (Banyuwangi), sedangkan di sisi Bali disiapkan Pelabuhan Celukan Bawang. Masing-masing pelabuhan diproyeksikan mengangkut hingga 500 kendaraan. Untuk mendukung operasional ini, disiapkan sebanyak 13 armada kapal penyeberangan, rinciannya delapan kapal akan beroperasi melalui Pelabuhan Jangkar dan lima kapal melalui Pelabuhan Tanjungwangi.

Hasil rapat diperkirakan jumlah kendaraan kelas VB yang akan melintas melalui pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk mencapai 1.000 kendaraan per hari, oleh karena itu harus ada pengalihan untuk mengurangi antrean atau kemacetan. Komang menyampaikan bahwa potensi peningkatan kendaraan ini perlu diantisipasi sejak awal, oleh karena itu pemerintah menyiapkan alternatif layanan penyeberangan agar arus kendaraan tidak seluruhnya bertumpu di Ketapang-Gilimanuk.

Kesiapan fasilitas pelabuhan juga menjadi perhatian dalam pembahasan, dan sejumlah pembenahan akan dilakukan, terutama penambahan penerangan, toilet serta kamera pengawas atau CCTV. Komang menambahkan bahwa Pemkab Banyuwangi mendukung rencana tersebut dan akan segera berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, khususnya dalam menyiapkan manajemen serta rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan pelabuhan.

Rujukan & sumber laporan (1)

Referensi 1: Antara News · 4 November 2026 pukul 22.52
Buka laporan sumber ↗

Ringkasan berita orisinal. Gunakan tautan penerbit di atas untuk memeriksa konteks, dokumen, dan rincian lengkap.

← Kembali ke laporan terbaru