Pemerintah Inggris dan Parlemen Minta Penjelasan atas Kebangkrutan Poundland
Pemerintah Inggris dan Parlemen meminta penjelasan dari pemilik Poundland terkait upaya penyelamatan retailer. Pemerintah dan Perdana Menteri Andy Burnham mempertanyakan mengapa penawaran yang disetujui tidak diterima. Parlemen akan mengundang pemilik untuk memberikan keterangan pada 11 November.
Menteri Bisnis Jonathan Reynolds akan bertemu pemilik Poundland berbasis Amerika Serikat pada hari Rabu sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menyelamatkan retailer dari kebangkrutan. Pemerintah dan Perdana Menteri Andy Burnham mempertanyakan mengapa penawaran yang disetujui tidak diterima oleh pemilik. Parlemen akan mengundang pemilik Poundland untuk memberikan keterangan pada 11 November terkait peran mereka dalam kebangkrutan yang mendekati retailer.
Pemilik Poundland, Gordon Brothers, yang membeli retailer tersebut pada Juni lalu dengan harga satu pound sterling, telah menolak penawaran yang dapat menyelamatkan 12.000 pekerjaan. Pemerintah dan Parlemen mempertanyakan mengapa kesepakatan untuk masa depan bisnis tidak tercapai. Parlemen meminta Gordon Brothers untuk menjelaskan alasan penolakan terhadap penawaran yang sudah terlindungi dana penuh untuk menyelamatkan lebih dari 12.000 pekerjaan.
Poundland telah mengajukan pemberitahuan niat untuk mengangkat administrator, yang melindungi perusahaan dari kreditur hingga minggu depan. Pemilik menyatakan Poundland menghadapi tantangan ekonomi dari inflasi yang meningkat, biaya karyawan yang naik, dan 'tingkat pencurian toko yang parah'. Pemilik juga menyatakan Poundland 'masih tidak menghasilkan uang tunai secara berkelanjutan'.
Para pejabat pemerintah dan perwakilan serikat buruh telah bertemu dengan Direktur Utama Poundland Barry Williams. Williams menyatakan Poundland menguntungkan dan penjualannya tumbuh. Ia menyatakan Poundland memiliki masa depan cerah jika diperbolehkan untuk mewujudkannya. Pemilik Poundland, Gordon Brothers, dipanggil ke Parlemen untuk menjelaskan situasi tersebut. Pemilik juga menyatakan Poundland menghadapi tantangan ekonomi dari inflasi yang meningkat, biaya karyawan yang naik, dan 'tingkat pencurian toko yang parah'.
Referensi 1: BBC News · 5 November 2026 pukul 01.21
Buka laporan sumber ↗
Ringkasan berita orisinal. Gunakan tautan penerbit di atas untuk memeriksa konteks, dokumen, dan rincian lengkap.