Donald Trump Mengganti Staf Kepala Putih dengan Stephen Miller
Presiden Donald Trump mengumumkan Stephen Miller sebagai Staf Kepala Putih baru, menggantikan Susie Wiles, setelah kekalahan Partai Republikano di pemilihan pertengahan tahun 2026.
LLOOP News Desk 2 menit baca · 1 sumber · 0 dilihat
GeopolitikLOOP · NEWS DESK
Donald Trump mengumumkan melalui akun Truth Socialnya bahwa Stephen Miller, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Staf Kepala Putih, akan dipromosikan menjadi Staf Kepala Putih mulai Senin. Pengumuman ini datang hanya tiga hari setelah Partai Demokrat meraih kemenangan besar di Pemilihan Pertengahan 2026, menguasai mayoritas di Dewan Perwakilan dan Senat. Keputusan ini dianggap sebagai respons terhadap perubahan dinamika politik di Washington setelah kekalahan signifikan bagi Partai Republikano.
Susie Wiles, yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Kepala Putih, telah mengundurkan diri pada Kamis malam, seperti yang dilaporkan oleh sumber staf putih senior kepada MS NOW. Dalam posnya di X, Wiles menyatakan bahwa hari itu adalah hari terakhirnya dalam jabatan tersebut dan menyebutkan bahwa pengalaman melayani Trump adalah kehormatan seumur hidupnya. Ia juga menegaskan komitmennya terhadap Trump dan misi administrasi tetap utuh meski perannya berubah.
Stephen Miller dikenal sebagai arsitek kebijakan imigrasi kontroversial administrasi Trump, termasuk upaya massadeportasi yang telah mendapat kritik luas dari berbagai kelompok. Pengangkatan Miller ini segera menimbulkan reaksi dari pemimpin Demokrat di Kongres, termasuk Kepemimpinan Minoritas Dewan Perwakilan Hakeem Jeffries dan Kepemimpinan Minoritas Senat Chuck Schumer, yang mengenalinya sebagai figur berbahaya dan ekstrem. Mereka menuduh kebijakan Miller telah menyebabkan korban dan menuntut pencabutan serta investigasi lebih lanjut.
Beberapa tokoh administrasi, termasuk Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Wakil Presiden JD Vance, telah memuji pengangkatan Miller melalui pos di X, menggambarkannya sebagai tokoh yang setia dan mampu memberikan kontribusi besar. Sementara itu, operasi politik Trump juga merayakan pengumuman tersebut dengan mengunggah foto Miller dalam hitam-putih. Analisis politik menunjukkan bahwa langkah ini dianggap sebagai sinyal Trump akan tetap konfrontatif, bukan mencari negosiasi dengan mayoritas Demokrat yang baru saja terpilih.
Fakta yang dapat diverifikasi adalah pengangkatan Stephen Miller sebagai Staf Kepala Putih menggantikan Susie Wiles, seperti yang dinyatakan oleh Trump sendiri melalui Truth Social dan dikonfirmasi oleh Wiles dalam pernyataan pengunduran dirinya di X. Atribusi atas pernyataan politik dan reaksi dari tokoh Demokrat dan republikani didapat dari laporan MS NOW, pos X pribadi pejabat, dan pernyataan resmi akun operasi politik Trump. Tidak ada cukup bukti dalam sumber untuk menilai implikasi panjang dari perubahan staf ini terhadap kebijakan domestik atau hubungan internasional, sehingga analisis di atas hanya menggambarkan respons langsung dari pihak politik terkait.