Barkin Prediksi Suku Bunga Akan Naik Secara Bertahap
Thomas Barkin dari Richmond Fed menyatakan bahwa suku bunga perlu naik lagi meski belum pasti seberapa besar atau secepatnya, dengan penekanan pada inflasi sebagai risiko utama.
Thomas Barkin, Presiden Richmond Federal Reserve, menyatakan dalam wawancara dengan CNBC bahwa suku bunga perlu ditingkatkan lagi meski belum pasti seberapa besar atau secepatnya. Ia menyampaikan hal ini selama partisipasi dalam CFO Summit Richmond Fed 2026, dengan menyoroti bahwa pengangguran berada di tingkat rekor rendah sementara inflasi masih terlalu tinggi. Menurutnya, kondisi tersebut membuat kebijakan moneter perlu menyesuaikan diri, dan pertanyaan utama kini adalah seberapa cepat peningkatan suku bunga harus dilakukan.
Barkin menambahkan bahwa peningkatan suku bunga yang bertahap masih masuk akal jika terdapat ketidakpastian global dan adanya informasi baru yang akan tersedia di masa depan. Ia menyebutkan bahwa kebijakan saat ini dianggap berada di titik netral — tidak terlalu membatasi maupun mendorong pertumbuhan — karena konsumsi yang mencerminkan dua pertiga ekonomi masih berada di level yang cukup tinggi. Ia juga menekankan bahwa inflasi tetap menjadi risiko utama yang harus diatasi melalui tindakan kebijakan di masa depan.
Selain inflasi, Barkin menyoroti perkembangan terkait kecerdasan buatan sebagai salah satu sumber tekanan harga, meski mengaku bahwa di jangka panjang teknologi ini bisa meningkatkan produksi dan membantu menurunkan inflasi. Ia juga menyoroti bahwa pemanfaatan utang oleh perusahaan skala besar (hyperscalers), yang diperkirakan mencapai lebih dari 500 miliar dolar dalam setahun ini, layak diperhatikan karena potensi risiko kredit, terutama terkait peran perantara dalam transaksi tersebut yang mungkin menimbulkan risiko yang tidak transparan.
Referensi 1: CNBC · 6 November 2026 pukul 00.34
Buka laporan sumber ↗
Ringkasan berita orisinal. Gunakan tautan penerbit di atas untuk memeriksa konteks, dokumen, dan rincian lengkap.