Vance Menyatakan Perang Iran Menjadi Penyebab Kekalahan Partai Republik dalam Pemilu Menengah
Vice-presiden JD Vance menyatakan perang melawan Iran menjadi alasan utama kekalahan Republik dalam pemilu menengah, sementara Presiden Trump mengakui konflik berkontribusi namun tidak menyesal memulainya.
Vice-presiden AS JD Vance menyatakan perang melawan Iran menjadi alasan utama kekalahan Partai Republik dalam pemilu menengah yang dianggap sebagai kritik menyeluruh terhadap kepresidenan Donald Trump. Vance mengatakan dalam postingan panjang di platform X bahwa kekalahan itu disebabkan oleh perang tersebut, sebuah klaim yang didukung oleh pernyataan Presiden Trump sendiri kepada Wall Street Journal. Pernyataan ini menunjukkan upaya Vance untuk menjauhkan diri dari konflik yang tidak populer sebelum kemungkinan pencalonan diri untuk kepresidenan pada tahun 2028.
Trump mengakui bahwa Iran berkontribusi terhadap kekalahan partainya dalam wawancara telepon dengan Wall Street Journal, namun ia menegaskan bahwa ia tidak menyesal memulai konflik tersebut. Presiden menyatakan bahwa ia akan melakukan hal yang sama jika diberi kesempatan kembali, meskipun partainya mengalami kekalahan sejarah dalam pemilu. Pernyataan ini menunjukkan ketegangan antara pengakuan atas dampak politik perang dan keyakinan pribadi atas keputusan yang diambil.
Kedua pemimpin partai Republik menunjukkan pendekatan berbeda terhadap perang Iran, dengan Vance mengarahkan kritik langsung terhadap konflik sebagai penyebab kekalahan, sementara Trump mempertahankan keputusan awalnya. Vance, yang pernah menjadi wajah upaya negosiasi pemerintah Trump dengan Tehran, kini berupaya memisahkan diri dari isu yang tidak populer ini. Pernyataan mereka menyoroti tantangan politik yang dihadapi Partai Republik dalam merespons konflik luar negeri yang berdampak pada hasil pemilu domestik.
Referensi 1: the Guardian · 5 November 2026 pukul 01.15
Buka laporan sumber ↗
Ringkasan berita orisinal. Gunakan tautan penerbit di atas untuk memeriksa konteks, dokumen, dan rincian lengkap.