Uber Laporan Kuartal Ketiga 2026: Pendapatan Menguat, Fokus Investasi Armada Mandiri
Uber melaporkan pendapatan kuartal ketiga yang melampaui perkiraan, didukung pertumbuhan divisi kargo. Perusahaan menargetkan lebih dari 2.000 kendaraan otonom pada akhir 2027. CEO menyatakan investasi signifikan untuk menambah suplai pengemudi di India, Brasil, dan Amerika Serikat.
Uber melaporkan pendapatan kuartal ketiga yang melampaui perkiraan analis, dengan total pendapatan meningkat 10% menjadi $13,47 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh divisi kargo yang melonjak 34% menjadi $1,76 miliar. Namun, pendapatan unit mobilitas inti turun 2% menjadi $7,52 miliar, sementara bisnis pengiriman makanan naik 23% menjadi $5,49 miliar. Laba bersih perusahaan mencatat $512 juta, turun 92% dari tahun sebelumnya karena penurunan manfaat pajak penilaian kembali.
CEO Dara Khosrowshahi menyatakan bahwa Uber memiliki lebih banyak permintaan daripada suplai, terutama untuk layanan mobilitas. Perusahaan berencana melakukan investasi signifikan untuk menambah jumlah pengemudi di India, Brasil, dan Amerika Serikat demi menghindari kenaikan harga bagi pelanggan dan memperpendek waktu tunggu.
Perusahaan telah berkomitmen sekitar $10 miliar dalam modal untuk menghadirkan kendaraan otonom ke platformnya melalui berbagai kemitraan dan investasi pada perusahaan seperti Rivian, Nuro, dan AVRide yang mengembangkan robotaksi dan truk otonom.
Untuk jangka pendek, Uber berencana memiliki lebih dari 2.000 kendaraan otonom yang tersedia di platformnya pada akhir 2027, dengan separuh beroperasi di Amerika Serikat dan separuh secara internasional. Perusahaan memperkirakan sekitar 700 kendaraan akan tersedia pada akhir tahun ini, menambah robotaksi Zoox dan Motional Amazon ke platformnya di Las Vegas.
Referensi 1: CNBC · 5 November 2026 pukul 01.04
Buka laporan sumber ↗
Ringkasan berita orisinal. Gunakan tautan penerbit di atas untuk memeriksa konteks, dokumen, dan rincian lengkap.