Trump Menghadiri Upacara Pembangunan Gedung Putih
Presiden Donald Trump menghadiri upacara penyelesaian balok terakhir di gedung Putih, mengabaikan hasil pemilu legislatif yang merugikan partainya.
Presiden Donald Trump menghadiri upacara penyelesaian balok terakhir di gedung Putih, mengabaikan hasil pemilu legislatif yang merugikan partainya. Trump tampak lemah dan berbicara panjang lebar mengenai detail konstruksi, termasuk balok dan plafon, tanpa menyebutkan hasil pemilu atau kekalahan partainya. Ia juga membahas keamanan di Washington, menyebutkan kejadian pembunuhan lama dan peran presiden Tiongkok Xi Jinping dalam memperbaiki tampilan gedung tersebut.
Trump mengundang Menteri Dalam Negeri Doug Burgum untuk menandatangani balok tersebut, seolah-olah tidak ada peristiwa penting lain yang terjadi dalam 24 jam terakhir. Ia mengaku menyukai pekerjaan konstruksi dan menganggapnya sebagai simbol Amerika yang paling penting, meskipun mendapat kritik. Trump juga menyebutkan bahwa ia ingin memperbaiki kerusakan pada jendela dan fasad, serta menegaskan bahwa pekerjaan ini sedikit waktu yang dihabiskannya.
Kontraktor utama yang hadir hanya sempat memberikan ucapan selamat selama 10 detik sebelum menyerahkan mikrofon kembali kepada Trump. Trump tampak sepenuhnya tulus saat membahas detail konstruksi, seolah-olah tidak terganggu oleh kekalahan partainya dalam pemilu. Ia mengundang seluruh pekerja untuk menghadiri pembukaan resmi gedung tersebut, seolah-olah tidak ada konsekuensi politik yang perlu dipertimbangkan.
Referensi 1: The Independent · 5 November 2026 pukul 05.38
Buka laporan sumber ↗
Ringkasan berita orisinal. Gunakan tautan penerbit di atas untuk memeriksa konteks, dokumen, dan rincian lengkap.