LLOOP.
LOOP/Geopolitik/Laporan
Geopolitik

Polisi Israel melakukan penangkapan massal setelah kemenangan partai Arab

Israel mengesahkan hasil pemilu, namun pemerintah melakukan penangkapan terhadap pendukung partai Arab dan jurnalis. Netanyahu menyebut hasil tersebut sebagai hasil kecurangan.

Polisi Israel melakukan penangkapan massal setelah kemenangan partai Arab

Pemerintah Israel mengesahkan hasil pemilu nasional, namun kemenangan partai yang dipimpin warga Palestina memicu tindakan represif oleh aparat keamanan negara. Polisi melakukan penangkapan massal, penyelidikan terarah, dan raid agresif terhadap pendukung partai-partai Arab, termasuk United Arab List (Ra’am) dan Joint List. [Al Jazeera]

Pemerintah Israel menyebut kemenangan partai Arab sebagai hasil kecurangan dan menyatakan bahwa suara tersebut berasal dari warga Yahudi. Namun, analis politik Mamoun Abu Amer mengatakan kampanye intimidasi tersebut telah direncanakan sejak awal. Ahmad Tibi, pemimpin Ta’al Party, menyatakan tidak ada indikasi kecurangan di kota-kota Arab dan mengklaim Likud telah menyusun dokumen untuk memalsukan kecurangan jika mereka kalah. [Al Jazeera]

Penangkapan dilakukan terhadap pendukung Ra’am karena dugaan pembelian suara, namun banyak tersangka dibebaskan karena bukti yang lemah. Hakim mencatat bahwa penyelidik gagal menjelaskan mengapa pembatasan diperlukan, sementara pembela menyatakan dana yang disita dimaksudkan untuk bantuan sosial. Ahmad Tibi menyebut pembebasan para tahanan sebagai bukti bahwa upaya kecurangan tersebut tidak berhasil. [Al Jazeera]

Tindakan penangkapan juga dilakukan terhadap jurnalis dan aktivis politik, seperti Abd Abu Shahadeh, yang ditangkap oleh polisi dan Shin Bet. Sami Abu Shehadeh menyebut tindakan tersebut sebagai upaya untuk mencuri pemilu. Mustafa Ibrahim menyatakan pendekatan Netanyahu berakar pada kebijakan diskriminatif negara terhadap warga Palestina sejak 1948, yang sering dianggap sebagai 'fifth column' atau kolom kelima. [Al Jazeera]

Rujukan & sumber laporan (1)

Referensi 1: Al Jazeera · 5 November 2026 pukul 01.14
Buka laporan sumber ↗

Ringkasan berita orisinal. Gunakan tautan penerbit di atas untuk memeriksa konteks, dokumen, dan rincian lengkap.

← Kembali ke laporan terbaru