LLOOP.
LOOP/Geopolitik/Laporan
Geopolitik

JD Vance tidak lagi dianggap sebagai calon presiden 2028 setelah hasil pemilihan pertengahan periode

Hasil pemilihan pertengahan periode 2026 memperlihatkan penurunan dukungan politik terhadap JD Vance setelah coalisi Republiklika mengalami kegagalan signifikan. Pernyataannya yang menyalahkan perang Iran atas kekalahan Partai Republiklika menimbulkan perdekaan politik. Meski demikian, beberapa pengamat masih melihat p

JD Vance tidak lagi dianggap sebagai calon presiden 2028 setelah hasil pemilihan pertengahan periode

JD Vance, Wakil Presiden AS, menyatakan bahwa kekalahan Partai Republiklika dalam pemilihan pertengahan periode 2026 disebabkan oleh kebijakan perang Iran yang dipimpin Presiden Donald Trump. Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa Trump sendiri telah mengakui hal tersebut sebelumnya, meski ia pribadi sebelumnya skeptis terhadap keberlibutan AS dalam konflik Timur Tengah. Vance juga mencatat bahwa ia曾经拒绝称该行动为战争,但在 publik tetap mendukung posisi administrasi.

Di Ohio, negara bagian tempat Vance berasal, kandidat Demokrat Sherrod Brown berhasil menggantikan kursus Senat yang sebelumnya ditempuh Vance dengan mengalahkan incumbent Republiklika Jon Husted. Dalam pemilihan gubernur Ohio, Demokrat Amy Acton menang atas Vivek Ramaswamy setelah iklan kampanye terakhir yang mengeluarkan tuduhan terhadap ibunya, Donna Arthur, yang diduga telah melakukan peleksaan seksual ketika Acton berusia 12 tahun. Ramaswamy dan Vance sama-sama mendukung iklan tersebut yang menimbulkan reakcija kritis dari berbagai pihak politik.

Meski demikian, beberapa sumber menunjukkan bahwa peluang Vance untuk memperoleh nominasi Partai Republiklika pada pemilihan presiden 2028 masih lebih tinggi daripada Marco Rubio, berdasarkan data dari platform prediksi Kalshi. Namun, penilaian dari pengamat konservatif dan progresif menunjukkan keraguan terhadap kelangsungan karier politiknya setelah hasil pemilihan yang tidak menguntungkan bagi Partai Republiklika. Beberapa tokoh seperti Joey Mannarino dan Nancy Mace menyatakan bahwa peluang Vance menjadi presiden telah hilang, sementara Trey Gowdy dari Fox News berpendapat bahwa Rubio justru yang masih memiliki peluang.

Rujukan & sumber laporan (1)

Referensi 1: The Independent · 5 November 2026 pukul 05.51
Buka laporan sumber ↗

Ringkasan berita orisinal. Gunakan tautan penerbit di atas untuk memeriksa konteks, dokumen, dan rincian lengkap.

← Kembali ke laporan terbaru